UKPBJ

PERSYARATAN MENJADI ANGGOTA IFPI

BAGAIMANA CARA MENJADI ANGGOTA IKATAN FUNGSIONAL PENGADAAN INDONESIA?

Mengapa artikel ini harus saya tulis? karena saya memiliki pengalaman buruk ketika saya diangkat menjadi fungsional pengelola pengadaan barang/jasa beberapa tahun yang lalu dan mencoba mencari cara, koneksi dan informasi untuk menjadi anggota IFPI. Kemudian melalui mesin penelusuran, browser mengarahkan saya ke blog https://www.pengadaan.web.id/2016/09/syarat-menjadi-anggota-ifpi.html (Artikel ini masih tayang dan aktif), disana dijelaskan tata cara menjadi anggota IFPI dengan mengirim uang pangkal sebesar Rp. 500.000 ke rekening an. Siti Aisyah atau Ke Rekening an. Deby Sandra, kedua orang ini saya kenal betul sebagai pengurus IFPI, sehingga saya melakukan transaksi transfer dan saya yakin apa yang saya lakukan adalah benar karena berdasarkan sumber informasi yang valid, tetapi ternyata IFPI telah memiliki rekening organisasi tersendiri. Meskipun kemudian uang pangkal saya harus ditransfer lagi ke rekening IFPI oleh ibu Siti Aisyah, tetapi sebenarnya ini membuat proses menjadi panjang dan tidak efektif.

Agar pengalaman ini tidak terulang kepada calon anggota IFPI yang lain sehingga menulis kontra artikel ini menjadi sangat penting.

SEJARAH IFPI

Jum’at 25 Maret 2016 bertempat di Surabaya, didapuk sebagai Ketua Panitia Persiapan Pembentukan Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Fungsional Pengadaan Barang/Jasa Indonesia (DPN IFPI) adalah hal yang diluar dugaan. Namun melihat dan merasakan semangat 100 lebih perwakilan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (Fungsional Pengadaan) dimana saya adalah salah seorang diantaranya membuat semangat menggelora.
Setidaknya ada 1.300an ASN yang telah menjabat sebagai Fungsional Pengadaan di Indonesia saat ini, baik secara sadar atau tidak sadar secara penuh, rela atau tidak rela atau latar belakang lainnya. Ketika gerbong bergerak maka ketidaksempurnaan adalah pengikat semangat, perjuangan dan harapan bersama. Demikian dikatakan oleh Bapak Samsul Ramil (Dewan Penasehat IFPI). https://samsulramli.net/2016/03/27/sambutan-silatnas-pembentukan-dpn-ifpi/

IFPI dibentuk berdasarkan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) yang diputuskan secara musyawarah dan mufakat yang demokratis dan telah disahkan pendiriannya sebagai badan hukum melalui keputusan Menteri hukum dan HAM dengan formasi kepengurusan periode pertama yang solid dimana dikomandoi oleh Bapak Tri Wahyu Widodo sebagai Ketua Umum dengan Bapak Pitono sebagai Sekretaris Umum.

DASAR HUKUM

Berdasarkan Peraturan Menteri PAN RB Nomor 29 Tahun 2020 tentang Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa yang mencabut dan menyatakan tidak berlaku lagi Peraturan Menteri PAN RB Nomor 77 Tahun 2012 tentang Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa dan Angka Kreditnya, menetapkan bahwa organisasi profesi jabatan fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa (PPBJ) adalah Ikatan Fungsional Pengadaan Indonesia atau IFPI, dimana para pengelola PBJ wajib menjadi anggota IFPI.

IFPI sebagai organisasi profesi wajib menyusun kode etik dan kode prilaku profesi, IFPI mempunyai tugas sebagai berikut :

  1. menyusun kode etik dan kode perilaku profesi;
  2. memberikan advokasi; dan
  3. memeriksa dan memberikan rekomendasi atas pelanggaran kode etik dan kode perilaku profesi.

Kode Etik adalah norma, sikap dan perilaku yang harus dipahami dan dilaksanakan oleh Pelaku profesi dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya, serta dalam menggunakan hak dan kewenangannya baik sebagai individu professional maupun sebagai bagian dari pemerintah.

Kode Etik dan Kode Perilaku  Profesi Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa, mengikat bagi anggota Organisasi Profesi Ikatan Fungsional Pengadaan Indonesia (IFPI), dan tentunya setiap anggota IFPI akan menjadikan Kode Etik dan Kode Perilaku Profesi sebagai pedoman dalam beretika dan berperilaku sesuai yang diatur dalam Kode Etik dan Kode Perilaku Profesi. (Sekum IFPI di https://ifpi.or.id/kode-etik-dan-kode-perilaku-profesi-fungsional-pengelola-pengadaan-barangjasa)

Kode Etik dan kode prilaku profesi Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa dapat diunduh DISINI

PEDOMAN BERPRAKTIK BAGI FUNGSIONAL PENGELOLA PENGADAAN BARANG/JASA

Dalam melaksanakan tugas, setiap Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa berpedoman sebagai berikut:

(1) Menerapkan tujuh prinsip pengadaan barang/jasa yaitu, pengadaan yang efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil, dan akuntabel.

(2) Berperan serta dalam mewujudkan ekosistem pengadaan barang/jasa yang berorientasi pada best practise pengadaan.

(3) Menciptakan dan memelihara hubungan antar sesama Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa baik di lingkungan kerja maupun di dalam hubungan keseluruhan.

(4) Memelihara, membina, dan meningkatkan mutu organisasi profesi sebagai sarana pengabdiannya.

(5) Patuh pada peraturan perundangan terkait, yang berlaku dalam bidang Pengadaan Barang/Jasa

TATA CARA MENJADI ANGGOTA IFPI

ANGGOTA BARU

  • Transfer ke rekening IFPI Bank BNI Nomor Rekening 0464512513 atas nama Ikatan Fungsional Pengadaan Indonesia sebesar Rp. 600.000 (Enam Ratus Ribu Rupiah).
  • Mengisi link pendaftaran di https://bit.ly/Reg_Anggota_IFPI
  • Mengirim;
    • Bukti transfer
    • Scan KTP/SK JFT PBJ
    • Foto Diri 3×4 dengan resolusi minimal 197 KB
    • Ukuran Jasket M/L/XL/XXL

Ke email divisi1.organita.ifpi@gmail.com, sekretariat.ifpi@gmail.com, dan bendum.ifpi@gmail.com

  • Akan mendapatkan KTA dengan masa berlaku 1 (satu) Tahun
  • Mohon setelah ditransfer menyampaikan notifikasi kepada Bapak Abdullah (081298884145) dan Ibu Siti Aisyah (081332920618) dalam rangka pendataan
  • Notifikasi tersebut juga merupakan data awal bagi Pengurus IFPI untuk memasukkan Anda kedalam Grup WhatsApp (WA) atau Telegram atau media sosial lain yang dibangun oleh IFPI.
  • PERPANJANGAN KTA BAGI ANGGOTA LAMA
  • Transfer ke rekening IFPI Bank BNI Nomor Rekening 0464512513 atas nama Ikatan Fungsional Pengadaan Indonesia sebesar Rp. 200.000 (Dua Ratus Ribu Rupiah)
  • Mengisi link pendaftaran di https://bit.ly/Re_KTA_IFPI
  • Akan mendapatkan KTA dengan masa berlaku 1 (satu) Tahun
  • Mohon setelah ditransfer menyampaikan notifikasi kepada Bapak Abdullah (081298884145) dan Ibu Siti Aisyah (081332920618) dalam rangka pendataan

PENUTUP

Demikian informasi yang dapat saya bagikan mengenai IFPI dan tata cara keanggotaan dalam IFPI, semoga bermanfaat.

Tetap sehat, bahagia dan sukses

SALAM PENGADAAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *